Faktakendari.id — Masyarakat di kawasan pesisir digegerkan dengan insiden penemuan jasad manusia. Warga Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, dikejutkan oleh peristiwa tragis Penemuan Mayat Perempuan di Mempawah pada Sabtu (20/6/2026) pagi.
Mayat tanpa identitas legalitas tersebut ditemukan pertama kali oleh warga setempat dalam kondisi tertelungkup kaku, tepat di area vegetasi pinggir Jalan Raya Desa Sengkubang.
Berdasarkan kompilasi rekaman video amatir yang sempat beredar luas di jejaring sosial, tampak puluhan warga serta pengendara yang melintas berkerumun memadati area bahu jalan raya tersebut. Masyarakat sekitar dibuat gempar dengan keberadaan jenazah wanita yang tergeletak kaku di tepi jalur utama logistik kendaraan antarkota itu.
Sosok perempuan yang belum diketahui secara pasti identitas aslinya tersebut ditemukan mengenakan setelan pakaian berupa baju putih dan celana pengetat (legging) berwarna hitam. Warga yang berada di lokasi kejadian juga mendapati sebuah aksesoris berupa gelang kaki yang masih terpasang erat pada pergelangan kaki kanan korban.
Jasad Membentang di Mulut Gang Natuna 3, Kepala Tertutup Rerumputan
Kondisi fisik jenazah saat pertama kali dievakuasi memperlihatkan posisi yang cukup mengenaskan. Bagian kepala jenazah wanita tersebut terlihat tertutup oleh semak rerumputan liar yang tumbuh subur di area parit tepi jalan raya nasional tersebut.
Sementara itu, bagian badan hingga kaki korban tampak jelas tergeletak membentang persis di depan akses jalur masuk menuju Gang Natuna 3. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Mempawah yang dikonfirmasi oleh awak media langsung membenarkan adanya laporan resmi dari aparat desa terkait kasus temuan mayat wanita tersebut.
Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) bersama satuan reserse kriminal saat ini masih fokus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam untuk mencari petunjuk sidik jari guna mengungkap identitas asli jenazah itu. Pemeriksaan intensif secara menyeluruh di lapangan juga dilakukan aparat penegak hukum guna memastikan secara medis apa penyebab utama kematian korban, apakah akibat tabrak lari atau murni tindakan pembunuhan.
Polisi Evakuasi Jenazah Menuju RSUD Guna Visum Et Repertum
“Iya benar ada temuan mayat di pinggir Jalan Raya Desa Sengkubang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kronologi serta detail korban, masih menunggu perkembangan hasil tim penyelidikan petugas di lapangan,” terang pihak Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Resor Mempawah saat memberikan konfirmasi berkala.
Aparat kepolisian dibantu relawan setempat langsung mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian menuju fasilitas medis RSUD terdekat untuk dilakukan tindakan autopsi dan pemeriksaan laboratorium lanjutan (visum et repertum).
Pihak polres mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat setempat untuk tetap tenang, tidak menyebarkan spekulasi liar di media sosial, serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan hukum kasus penemuan mayat perempuan di Mempawah ini kepada pihak berwajib. Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diminta segera melapor ke markas kepolisian terdekat.
*(Drw)









