Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Sarolangun Aman dan Sesuai HET

Pertamina EP Kelola Mandiri Sumur Gas Jatinegara
Foto dokumen Pertamina

Faktakendari.id, EKONOMI – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel bergerak cepat memastikan pasokan LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Sarolangun, Jambi, tetap aman dan terkendali. Dengan dukungan 271 pangkalan aktif, pengawasan kini ditingkatkan guna memastikan gas “Melon” ini benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak, bukan jatuh ke tangan spekulan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa seluruh agen dan pangkalan wajib mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah setempat.

“Pertamina tidak segan mencabut izin atau memberikan sanksi berat jika ditemukan pangkalan yang nakal, seperti mendahulukan pengecer atau menaikkan harga secara sepihak di atas HET,” tegas Rusminto dalam keterangannya, Kamis (5/2/2026).

Operasi Pasar di Berbagai Titik

Sebagai langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga dan stok, Pertamina telah menggelar operasi pasar di beberapa titik strategis sejak akhir Januari 2026. Lokasi tersebut mencakup wilayah Kecamatan Singkut dan Bathin VIII yang menjadi fokus pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Upaya ini dilakukan untuk meredam potensi kelangkaan dan memastikan distribusi berjalan secara transparan langsung kepada konsumen akhir.

Imbauan Hindari Panic Buying

Masyarakat pun diimbau untuk tidak melakukan panic buying atau aksi borong, mengingat stok di depo dan jalur distribusi masih dalam kondisi mencukupi. Selain itu, Pertamina mengajak masyarakat golongan mampu untuk beralih menggunakan produk nonsubsidi seperti Bright Gas.

Langkah peralihan ini dinilai sangat krusial agar subsidi negara dapat tepat sasaran bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku usaha mikro yang memang membutuhkan. Bagi warga yang menemukan adanya penyimpangan distribusi, Pertamina menyediakan layanan pengaduan melalui Call Center 135.

(*Drw)