Faktakendari.id – Keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mendapat apresiasi tinggi dari pucuk pimpinan Polri. Di bawah komando Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Operasi Ketupat 2026 dinilai sukses besar dalam menekan angka kecelakaan fatal meskipun volume kendaraan di jalan raya meningkat drastis dibandingkan periode sebelumnya.
Dalam rapat analisis dan evaluasi pada Rabu (1/4/2026), Kapolri mengungkapkan bahwa angka fatalitas atau korban meninggal dunia mengalami penurunan tajam sebesar 31,19 persen. Secara total, kasus kecelakaan lalu lintas juga turun sebesar 6,31 persen, dari 3.754 kasus pada tahun lalu menjadi 3.517 kasus pada tahun ini.
Efektivitas Rekayasa Lalu Lintas Nasional
Keberhasilan ini didorong oleh 285 intervensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, mulai dari skema contraflow hingga one way nasional. Sinergi lintas sektoral dan kebijakan stimulus pemerintah, seperti diskon tarif tol, terbukti efektif memecah kepadatan arus di gerbang-gerbang utama menuju Jakarta maupun daerah penyangga lainnya.
Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, menekankan pentingnya menjaga momentum ini melalui program “Polantas Menyapa dan Melayani”. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk selalu mengedepankan metode dialogis yang humanis dalam berinteraksi dengan para pengguna jalan guna meningkatkan kepatuhan secara sukarela.
Edukasi Santun untuk Kamseltibcarlantas
Kapolri juga meminta evaluasi mendalam agar pelayanan tahun depan bisa lebih maksimal dan adaptif terhadap lonjakan pemudik. Fokus utama ke depan adalah membangun kesadaran berlalu lintas melalui edukasi yang santun dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kedekatan emosional antara petugas dan masyarakat. Dengan keberhasilan tahun ini, Polri optimis standar pengamanan transportasi publik di Indonesia akan terus meningkat ke level yang lebih profesional dan melayani.
*(Drw)













