Didampingi Seskab Teddy, Prabowo Janji Hapus Ketimpangan Lewat Program Rumah Swadaya

Respons Tegas Presiden Prabowo Soal Kritik Menteri
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)

Faktakendari.id – Langkah nyata Presiden Prabowo Subianto menyusuri pemukiman padat di bantaran rel Senen pada Kamis sore (26/3/2026), mempertegas arah kebijakan sosial pemerintahannya. Lokasi yang berada di pusat kota ini menjadi simbol ketimpangan yang ingin segera dihapus oleh Presiden melalui program percepatan pembangunan hunian vertikal maupun rumah swadaya.

Kehadiran Presiden Prabowo yang didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, disambut antusias oleh warga setempat. Di balik keriuhan tersebut, Presiden fokus mendengarkan keluhan langsung mengenai kondisi sanitasi dan keamanan tempat tinggal masyarakat yang menetap di pinggir rel kereta api.

Validasi Data Melalui Kunjungan Lapangan

Bagi Presiden Prabowo, kunjungan langsung merupakan cara paling akurat untuk memvalidasi data kemiskinan di lapangan. Hal ini dilakukan agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak meleset dari sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat kelas bawah yang selama ini terpinggirkan.

“Menyediakan hunian layak adalah janji yang harus segera ditepati. Program ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi juga soal menjaga martabat bangsa,” tegas Presiden di sela-sela kunjungannya.

Percepatan Proyek Perumahan Strategis

Pemerintah berencana mempercepat proyek perumahan di lahan-lahan strategis milik negara untuk menampung warga dari kawasan kumuh. Skema ini dirancang agar warga tetap bisa tinggal di dekat lokasi kerja mereka, namun dengan kualitas hidup yang jauh lebih manusiawi dan sehat.

Transformasi pemukiman ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam menata wajah kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi para penghuni bantaran rel. Presiden berkomitmen bahwa pembangunan hunian layak akan terus dikejar sebagai prioritas utama dalam agenda kedaulatan sosial nasional.

(*Drw)