Faktakendari.id – Di saat jutaan masyarakat Indonesia bersiap merayakan Idulfitri 1447 H bersama keluarga, pemandangan berbeda terlihat di ruang panel kontrol Refinery Unit (RU) VI Balongan. Suhur, seorang perwira pekerja Pertamina yang telah mengabdi sejak tahun 1993, kembali bersiap menghabiskan malam kemenangan di tengah deru mesin kilang.
Bagi Suhur, pengabdian selama lebih dari 30 tahun ini telah menempanya menjadi garda terdepan dalam menjaga denyut nadi energi nasional. Ia adalah satu dari ribuan pekerja yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Dedikasi 30 Tahun di Ruang Kontrol
Suhur mengaku tidak keberatan harus melewatkan momen kumpul keluarga demi memastikan proses pengolahan minyak mentah menjadi bahan bakar tetap berjalan aman. Kariernya bermula tepat saat kilang Balongan pertama kali beroperasi pada tiga dekade silam.
“Tidak ikut lebaran, tidak masalah. Selama itu untuk menjaga keberlanjutan energi, sehingga keberadaan kita ini bermanfaat untuk rakyat Indonesia,” ujar Suhur saat ditemui di ruang kontrol kilang Balongan, Kamis (19/3/2026).
Satgas RAFI 2026: Siaga 24 Jam
Pertamina telah mengaktifkan Satgas RAFI sejak 9 Maret hingga 1 April 2026 guna memitigasi lonjakan konsumsi BBM dan LPG selama masa mudik. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa seluruh infrastruktur dari hulu hingga hilir diinstruksikan beroperasi penuh selama 24 jam.
Meskipun pasokan dipastikan aman melalui pengawasan ketat di kilang strategis seperti Balongan, Pertamina tetap mengimbau masyarakat untuk bijak dalam mengonsumsi energi sesuai kebutuhan. Kesiapsiagaan para pekerja yang rela meninggalkan waktu bersama keluarga ini menjadi pengingat penting di balik kelancaran arus mudik nasional hingga sampai ke kampung halaman.
(*Drw)









